edi kuswoyo. Diberdayakan oleh Blogger.

UNTUK BUNDA DARI PENAKLUK SAMUDERA

Sembilan bulan lamanya

Rahim dalam berada

Janin muda perut bunda

Pengorbanan  tiada sia

 Akhirnya aku lahir lahir juga



Dunia baru berseru

Pada  diriku

Waktu dulu

 Pada pangkuanmu



Jasa sejagat

Bercucuran  keringat

Masih tetap semangat

Seiring kasih hangat

 Dalam  dekapan hanyat



Bunda

Waktu terus berporos

Pada kenyatan  dunia

Dari balik tubuh polos

Doa pada bunda

 Ananda bahagia



Bunda

Lanjut  usia

Tetap saja kau setia

Terkadang ananda lupa

Masih terus  bunda berdoa

Ku harap tak durhaka

Celakalah ananda

 Neraka akan  menyapa



Bunda

Ananda yang hina

Berharap tetap berguna

Walau  jua tak ada

Selalu berusaha

Semoga bunda bahagia

Dunia memang  berbeda

Tak mesti bersama

Bunda tetap di jiwa

Raga ananda,

 Tetap  bunda



Bunda

Untaian bunga

Ukiran bianglala

Lautan  samudera

Intan permata

Kecantikan dunia

Tidak seberapa

Bunda  tetaplah bunda

Terkenang sepanjang masa

 Tak pernah ada akhirnya



Bunda

Wanita  terhebat

Wanita terdekat

Ku kenal kau

Lewat nada merdu

Ku  ucap kata ibu

Kaulah pelitaku

Tak akan padam

Terkadang meredam

 Tetap  tak mendendam



Dari kedingingan malam

Ananda memberi salam

Salam  dari Lubuk terdalam

 Demi kerinduan terpendam

0 Komentar untuk "UNTUK BUNDA DARI PENAKLUK SAMUDERA"

Back To Top